Minggu, 22 Desember 2019

Bidang - Bidang Ilmu Politik

Bidang - Bidang Ilmu Politik

   Dalam Contemporary Political Science, terbitan UNIESCO 1950, Ilmu Politik dibagi dalam empat bidang, yaitu:

1. Teori politik
  1. Teori Politik.
  2. Sejarah perkembangan ide - ide politik.
II. Lembaga - lembaga politik:
  1. Undang - Undang Dasar.
  2. Pemerintah Nasional.
  3. Pemerintah Daerah dan Lokal.
  4. Fungsi ekonomi dan sosial dari pemerintah.
III. Partai - partai, golongan - golongan (groups) dan pendapatan umum:
  1. Partai - partai politik.
  2. Golongan - golongan dan asosiasi - asosiasi.
  3. Partisipasi warga negara dalam pemerintah dan administrasi.
IV. Hubungan Internasional
  1. Politik Internasional.
  2. Organisasi - organisasi dan Administrasi Internasional.
  3. Hukum Internasional.
      Teori politik merupakan bidang pertama dari Ilmu Politik adalah bahasan sistematis dan generelasi - generesasi dari fenomena politik. Teori Politik bersifat spekulatif sejauh menyangkut norma - norma untuk kegiatan politik, tetapi juga dapat bersifat menggabarkan (deskriptif ) atau membandingkan ( komparatif ) atau berdasarkan logika.
      Ide - ide politik sering juga dibahas menurut sejarah perkembangannya, oleh karena setiap ide politik selalu erat hubungannya dengan pikiran - pikiran dalam masa ide itu lahir. Ide politik itu tak dapat melepaskan diri dari nilai, norma - norma, dan prasangka dari masanya sendiri dan karena itu karya - karya dari filsuf - filsuf serta ahli - ahli politik hendaknya dibahas dengan menyelami masa sejarahnya.
       Bidang kedua dari ilmu politik, yaitu lembaga - lembaga politik, seperti misalnya pemerintah, mencakup aparatur politik teknis untuk mencapai tujuan - tujuan sosial. Hubungan antara lapangan pertama dan lapangan kedua sangat erat, sebab tujuan - tujuan sosial dan politik biasanya ditentukan dalam filsafat dan doktrin politik.
        Bidang ketiga, yaitu mengenai partai - partai, golongan - golongan, dan pendapat umum, banyak memakai konsep - konsep sosiologis dan psikologis dan sering disebut political dynamics oleh karena sangat menonjolkan aspek - aspek dinamis dari peoses - proses politik.
        Dalam kongres Dunia XX International Political Science Association (IPSA) pada tahun 2006 yang diadakan di Fukuota, telah diangkat beberapa tema terutama yang antara lain sebagai berikut.
  • Liberalisme, Pluralisme, dan Multikulturalisme
  • Tahap dan Kualitas Demokratis:Pengalaman dan Kriteria
  • Islam dan Demokrasi
  • Perbandingan Demokrasi Lokal
        Dalam acara seminar internasional American Political Science Association ( APSA ), tahun 2006, di Philadelphia, America Serikat, ada beberapa tema utama yang dibicarakan, antara lain.
  • Metode Eksperimental dalam Perbanbandingan Politik
  • Organisasi Politik dan Kekuasaan
  • Dimensi Kekuasaan Hegemoni dan Kebijakan Luar Negeri AS
  • Konseptualisasi Bahasa Politik Kekuasaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar